By. Goliath Band
Dulu waktu umurku belasan tahun sudah
Aku pernah ingin merasakan apa itu cinta
Tapi ku tak tahu bagaimana 'tuk memulai
Kadang ada perasaan yang tak bisa kujelaskan
Lirik sini lirik sana oh senangnya
Aku suka dia sama dia juga suka
Tapi kenapa sih mama bilang kalau ini cinta monyet
Oh padahal hatiku sering deg-degan
Saat ku dengan si dia iyih masa cinta ini cinta monyet
Tapi ku tak tahu bagaimana 'tuk memulai
Kadang ada perasaan yang tak bisa kujelaskan
Lirik sini aku coba lirik sana oh senangnya
Aku suka dia sama dia juga suka
Tapi kenapa sih mama bilang kalau ini cinta monyet(nyet)
Padahal hatiku sering deg-degan
Saat ku dengan si dia iyih masa cinta ini cinta monyet
Aku suka dia sama dia juga suka
Tapi kenapa sih mama bilang kalau ini cinta monyet
Oh padahal hatiku sering deg-degan
Saat ku dengan si dia iyih masa cinta ini cinta monyet
Monyet dong....
Rabu, 31 Maret 2010
Minggu, 28 Maret 2010
MAU DI BAWA KEMANA
Tak perlu kau tanya lagi
Siapa pemilik hati ini
Kau tahu pasti dirimu
Tolong lihat aku
Dan jawab pertanyaanku
[chorus]
Mau dibawa kemana hubungan kita
Jika kau terus menunda-nunda dan
Dan tak pernah nyatakan cinta
Mau dibawa kemana hubungan kita
Ku tak akan terus jalani
Tanpa ada ikatan pasti antara kau dan aku
Tak perlu kau tanya lagi
Siapa pemilik hati ini
Kau tahu pasti dirimu
Tolong lihat aku
Dan jawab pertanyaanku
[chorus]
Mau dibawa kemana hubungan kita
Jika kau terus menunda-nunda dan
Dan tak pernah nyatakan cinta
Mau dibawa kemana hubungan kita
Ku tak akan terus jalani
Tanpa ada ikatan pasti antara kau dan aku
Tolong lihat aku
Dan jawab pertanyaanku
[chorus]
Mau dibawa kemana hubungan kita
Jika kau terus menunda-nunda dan
Dan tak pernah nyatakan cinta
Mau dibawa kemana hubungan kita
Ku tak akan terus jalani
Tanpa ada ikatan pasti antara kau dan aku
Siapa pemilik hati ini
Kau tahu pasti dirimu
Tolong lihat aku
Dan jawab pertanyaanku
[chorus]
Mau dibawa kemana hubungan kita
Jika kau terus menunda-nunda dan
Dan tak pernah nyatakan cinta
Mau dibawa kemana hubungan kita
Ku tak akan terus jalani
Tanpa ada ikatan pasti antara kau dan aku
Tak perlu kau tanya lagi
Siapa pemilik hati ini
Kau tahu pasti dirimu
Tolong lihat aku
Dan jawab pertanyaanku
[chorus]
Mau dibawa kemana hubungan kita
Jika kau terus menunda-nunda dan
Dan tak pernah nyatakan cinta
Mau dibawa kemana hubungan kita
Ku tak akan terus jalani
Tanpa ada ikatan pasti antara kau dan aku
Tolong lihat aku
Dan jawab pertanyaanku
[chorus]
Mau dibawa kemana hubungan kita
Jika kau terus menunda-nunda dan
Dan tak pernah nyatakan cinta
Mau dibawa kemana hubungan kita
Ku tak akan terus jalani
Tanpa ada ikatan pasti antara kau dan aku
DILEMA PERTEMANAN
Siapa bilang berteman itu indah?
Ya, memang indah, tapi hanya sedikit
Susah mencari teman yang untuk diajak mencari keindahan
Siapa bilang berteman itu manis?
Ya, memang manis, tapi hanya sedikit
Kadang manis, kadang pahit dan kadang hambar
Manis didepan, sinis dibelakang
Teman tak pakai tu…
Siapa bilang berteman itu bahagia?
Ya, memang bahagia, tapi hanya sedikit
Bahagia dikala kita bahagia
Kalau dah tak bahagia
Ditinggal pergi tak bersuara
Siapa bilang berteman itu suka dan duka?
Ya, memang bersuka duka, tapi hanya sedikit
Dikala kita suka, senantiasa ada
Dikala kita duka, seolah buang muka
Siapa bilang berteman itu kuat?
Ya, memang kuat, tapi hanya sedikit
Diwaktu dompet kita kuat, teman mendekat
Diwaktu dompet mulai menciut, teman mengumpat
Susah…
Memang susah
Susah sekali
Mencari teman
Yang mau diajak untuk berindah-indahan
Bermanis-manisan
Bahagia-bahagiaan
Melewati suka dan duka bersama
Saling memberi semangat
Untuk kuat dan hebat
Inilah suatu dilemma
Dilemma baru untuk pertemanan
Dikala susah tak satupun teman mau membantu
Semua seolah diam membatu
Tutup mulut seolah bisu
Menutup muka pasa wajah seribu
Seolah tak mau tau
Angkat tangan tak ikut campur
Namun dikala senang
Semua tertawa lantang
Kesana-kemari pasti dijelang
Setiap hari selalu datang
Mencari perhatian agar perut kenyang
Ini memang cobaan
Betul apa kata pantun
“Bulan puasa anyam ketupat
Ketupat dianyam dipagi hari
Teman tertawa senang didapat
Teman menangis susah dicari”
Susah memang mencari teman setia
Jarang ada teman yang seperti itu
Kuharap kau dapat tenang dan bersabar
Semoga kejadian itu tak terulang lagi
Agar kau tak kembali sakit hati seperti ini
Aku tak tega melihat kau begini
Sabar…
Semoga ada pembalasan dari Illahi rabbi
Amin…
Tanjungpinang, 17 Februari 2010
My room, 21.10 wib
Ya, memang indah, tapi hanya sedikit
Susah mencari teman yang untuk diajak mencari keindahan
Siapa bilang berteman itu manis?
Ya, memang manis, tapi hanya sedikit
Kadang manis, kadang pahit dan kadang hambar
Manis didepan, sinis dibelakang
Teman tak pakai tu…
Siapa bilang berteman itu bahagia?
Ya, memang bahagia, tapi hanya sedikit
Bahagia dikala kita bahagia
Kalau dah tak bahagia
Ditinggal pergi tak bersuara
Siapa bilang berteman itu suka dan duka?
Ya, memang bersuka duka, tapi hanya sedikit
Dikala kita suka, senantiasa ada
Dikala kita duka, seolah buang muka
Siapa bilang berteman itu kuat?
Ya, memang kuat, tapi hanya sedikit
Diwaktu dompet kita kuat, teman mendekat
Diwaktu dompet mulai menciut, teman mengumpat
Susah…
Memang susah
Susah sekali
Mencari teman
Yang mau diajak untuk berindah-indahan
Bermanis-manisan
Bahagia-bahagiaan
Melewati suka dan duka bersama
Saling memberi semangat
Untuk kuat dan hebat
Inilah suatu dilemma
Dilemma baru untuk pertemanan
Dikala susah tak satupun teman mau membantu
Semua seolah diam membatu
Tutup mulut seolah bisu
Menutup muka pasa wajah seribu
Seolah tak mau tau
Angkat tangan tak ikut campur
Namun dikala senang
Semua tertawa lantang
Kesana-kemari pasti dijelang
Setiap hari selalu datang
Mencari perhatian agar perut kenyang
Ini memang cobaan
Betul apa kata pantun
“Bulan puasa anyam ketupat
Ketupat dianyam dipagi hari
Teman tertawa senang didapat
Teman menangis susah dicari”
Susah memang mencari teman setia
Jarang ada teman yang seperti itu
Kuharap kau dapat tenang dan bersabar
Semoga kejadian itu tak terulang lagi
Agar kau tak kembali sakit hati seperti ini
Aku tak tega melihat kau begini
Sabar…
Semoga ada pembalasan dari Illahi rabbi
Amin…
Tanjungpinang, 17 Februari 2010
My room, 21.10 wib
Beruang dan Monyet
Alkisah….
Sebuah kisah
Dua makhluk aneh
Yang satu beruang
Yang satu monyet
Kedua makhluk itu
Sungguh tak bermutu
Pandai bergulat lidah
Beradu mulut tak tahu malu
Si beruang
Tak seberuntung namanya
Hobby duduk diam
Tak banyak krenah memang
Tapi menyakitkan pandangan
Memang si beruang
Malasnya tak ada tandingan
Luar biasa
Tapi kalau diajak beradu argument
Bagaikan diberi umpan daging segar
Langsung serbu dengan langkah seribu
Lain beruang
Lain pula monyet
Badan kecik
Hobby nye lompat sana
Lompat sini
Lobby sana, lobby sini
Cari muka
Cari perhatian
Pandai memutar lidah
Cerdik mensiasati keadaan
Hebat mencari celah
Celah kesalahan orang lain
Membela orang tak patut dibela
Memutar balik fakta yang ada
Menuduh karena takut dituduh
Membuang ludah dengan percuma
Memang si monyet tak pakai
Sudahlah tak begitu pandai
Kompetensi NOL patut digadai
Harga diri perlahan tersadai
Lihai berkomentar pedas
Tak mantap dalam melaksanakan tugas
Selalu statis dan tak pernah beres
Susah…susah…
Monyet dan beruang
Memang merugikan
Memang menyusahkan
Ibarat benalu
Kadang diperlukan
Kadang memang tak diperlukan
Kalau sudah begini
Nak jadi ape???
Ape nak jadi daaahhh…..
Tanjungpinang, 23 Februari 2010 / Office, 12.05 wib
Sebuah kisah
Dua makhluk aneh
Yang satu beruang
Yang satu monyet
Kedua makhluk itu
Sungguh tak bermutu
Pandai bergulat lidah
Beradu mulut tak tahu malu
Si beruang
Tak seberuntung namanya
Hobby duduk diam
Tak banyak krenah memang
Tapi menyakitkan pandangan
Memang si beruang
Malasnya tak ada tandingan
Luar biasa
Tapi kalau diajak beradu argument
Bagaikan diberi umpan daging segar
Langsung serbu dengan langkah seribu
Lain beruang
Lain pula monyet
Badan kecik
Hobby nye lompat sana
Lompat sini
Lobby sana, lobby sini
Cari muka
Cari perhatian
Pandai memutar lidah
Cerdik mensiasati keadaan
Hebat mencari celah
Celah kesalahan orang lain
Membela orang tak patut dibela
Memutar balik fakta yang ada
Menuduh karena takut dituduh
Membuang ludah dengan percuma
Memang si monyet tak pakai
Sudahlah tak begitu pandai
Kompetensi NOL patut digadai
Harga diri perlahan tersadai
Lihai berkomentar pedas
Tak mantap dalam melaksanakan tugas
Selalu statis dan tak pernah beres
Susah…susah…
Monyet dan beruang
Memang merugikan
Memang menyusahkan
Ibarat benalu
Kadang diperlukan
Kadang memang tak diperlukan
Kalau sudah begini
Nak jadi ape???
Ape nak jadi daaahhh…..
Tanjungpinang, 23 Februari 2010 / Office, 12.05 wib
AKU HARUS JUJUR
AKU HARUS JUJUR
oleh: Kerispatih
Maafkan kali ini
Aku harus jujur
Kau harus tahu siapa
Aku sebenarnya
Terpikir dalam benakku
Tentang cinta terlarang
Selama ini ku pendam
Jangan salahkan keadaan ini sayang
Semua adalah keterbatasanku saja
Tak mampu menjadi yang kau mau
Aku mencoba dan aku tak mampu
Reff:
Tak bisa lagi mencintaimu
Dengan sisi lainku
Aku tak sanggup menjadi biasa
Aku tak sanggup
Tak ada satu pun yang mungkin bisa
Terima kau seperti aku
Ku mohon jangan salahkan aku lagi
Ini aku yang sebenarnya
Tak mampu menjadi yang kau mau
Aku mencoba dan aku tak mampu
Repeat Reff
Maafkan kali ini
Aku harus jujur
oleh: Kerispatih
Maafkan kali ini
Aku harus jujur
Kau harus tahu siapa
Aku sebenarnya
Terpikir dalam benakku
Tentang cinta terlarang
Selama ini ku pendam
Jangan salahkan keadaan ini sayang
Semua adalah keterbatasanku saja
Tak mampu menjadi yang kau mau
Aku mencoba dan aku tak mampu
Reff:
Tak bisa lagi mencintaimu
Dengan sisi lainku
Aku tak sanggup menjadi biasa
Aku tak sanggup
Tak ada satu pun yang mungkin bisa
Terima kau seperti aku
Ku mohon jangan salahkan aku lagi
Ini aku yang sebenarnya
Tak mampu menjadi yang kau mau
Aku mencoba dan aku tak mampu
Repeat Reff
Maafkan kali ini
Aku harus jujur
Senin, 08 Maret 2010
NAIK KUDA
NAIK KUDA PERTAMA KALI...
PERTAMANYA SIH TAKUT....
AMA BU HALIDARNI SAMA TAKUTNYA...
HAMPIR DIPERTENGAHAN JALAN, BARU MEMBERANIKAN DIRI UNTUK NAIK KUDA
KASIAN SIH....NAIK BUKIT YG TERJAL, TURUN BUKIT YG LUAR BIASA TERJAL....
TAPI SALUT DEH,,,AMA KUDA N PAK KUDANYA....SELAIN KUDA YG TERLATIH
TAPI PAK KUDA NYA JUGA PUNYA TENAGA EKSTRA
DI UDARA YG DINGINNYA MENUSUK HINGGA KE SUMSUM
TAPI DEMI SESUAP NASI...YA ITU LAH...
PEREMPUAN

Perempuan……..
Bisa disebut juga wanita
Sesosok makhluk ciptaan Tuhan
Yang berpribadi mulia
Perempuan……..
Bertekad seperti baja
Untuk memperjuangkan kaumnya
Anarkhis bukanlah solusinya
Tetapi dengan kelembutannya
Perempuan mampu mengalahkan seribu pria
Perempuan………..
Terkadang bisa dibilang perkasa
Dalam membela kaumnya
Menentang dengan senyumannya
Yang tersungging dari bibir merahnya
Perempuan…….
Bukan kambing hitam belaka
Untuk diperdagangkan dengan seenaknya
Mereka perlu di prioritaskan yang paling utama
Jangan seenaknya dengan perempuan
Perempuan…….
Dimata agama termata mulia
Menduduki rating teratas pula
Sebagai makhluk sempurna
Yang mampu menghadirkan buah hatinya
Dalam naungan yang 9 bulan 10 hari kandungannya
Perempuan……..
Mampu meregang nyawa
Untuk melahirkan buah hatinya
Perempuan……..
Banyak berkarya
Untuk memenuhi kantongnya
Dan juga rumah tangga
Dari pejabat desa hingga pejabat Negara
Perempuan….
Mengais rejeki dengan sebisanya
Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya
Untuk memberikan sesuap nasi anaknya
Ada yang menjadi pemulung sampah hingga
Menjadi kuli bangunan pun ada
Perempuan…….
Bisanya serba bisa
Semuanya bisa
Tak ada kata TAK BISA
Semua bisa dilaluinya
Semua bisa dikerjakannya
Asalkan halal dan berkah baginya
Perempuan….
Benar-benar perkasa
Benar-benar mulia
Benar-benar baja
Majulah perempuan INDONESIA……..
Tanjungpinang, 27 April 2009
My Room, 20.30 wib
Langganan:
Postingan (Atom)